Cara Membuat Sate Maranggi
"Enakkk banget!!!"
Sate maranggi ini lokasinya ada di daerah pacet, cipanas (cianjur).
Bedanya sama sate maranggi purwakarta adalah kalau sate maranggi purwakarta itu dia dagingnya adalah daging kambing. Sebelumnya dagingnya direndem dulu sama bumbu-bumbu dan selanjutnya dibakar.
Tapi hasil jadinya ga terlalu kelihatan juicy, biasanya plain gitu dan ketumbarnya ga dominan.
Bumbu siramnya adalah bumbu kecap, bukan bumbu kacang seperti sate madura. Nah, si kecapnya sendiri biasanya khas bukan yang dijual di supermarket atau biasa kita sebut kecap kota, tapi biasanya kita sebut kecap kampung tapi enaakkk banget rasanya, manisnya ga lebay dan teksturnya kental gitu tapi ga lengket, kalo mangkok kecapnya digoyangin kaya adonan pudding yang masih panas baru diangkat dari panci (kebayang kan??):D
Selanjutnya sate maranggi cianjur, Sate ini punya rasa seperti dendeng. Foto diatas adalah sate maranggi cianjur. Dia punya rasa ketumbar yang kuat dan lebih nongol ketumbarnya (kaya dendeng banget). Saya sendiri menyebutnya sate dendeng. Nah, sate ini dibuat dari daging sapi. Itulah kenapa kadang orang-orang dibikin bingung dengan pertanyaan "sate maranggi itu daging sapi atau kambing sih?".
sebetulnya dua-duanya benar cuman beda daerahnya aja. Di Purwakarta sendiri available daging kambing dan sapi, cuman yang khasnya itu memang dari sana ya daging kambing, kalo Cianjur memang daging sapi.
Cara membuat sate maranggi ini sebetulnya mudah sekali, saya sendiri sering mencobanya dirumah karna saya memang menyukai karakter sate yang juicy dengan rasa manis pedas.
Untuk kamu yang mau mencobanya boleh ya, tapi mohon maaf saya tidak bisa menuliskan takaran atas setiap bumbu-bumbu ini karena saya tidak pernah terpatok kepada jumlah, karna takaran bumbu itu menyesuaikan dengan banyaknya daging yang akan dimasak.
But this is the short recipe :
1. Bawang putih
2. Ketumbar yang sudah disangrai dan dihaluskan
3. Jahe
4. Lengkuas
5. Gula merah
6. Garam
1. Bawang putih
2. Ketumbar yang sudah disangrai dan dihaluskan
3. Jahe
4. Lengkuas
5. Gula merah
6. Garam
Selanjutnya kamu haluskan bumbu diatas dan beri air secukupnya untuk merendam daging dan lemak yang sudah dipotong dadu, beri gula merah yang banyak agar manis dan kental. Takaran saya adalah bagaimana air rendaman tersebut terlihat sudah aga gelap warnanya dan cukup kental oleh larutan gula merah tadi.
Setelah itu kamu bisa wrap daging yang direndam didalam nampan tersebut selama satu hari didalam kulkas. Pastikan kulkasmu bersih dan dingin sekali ya karena daging akan direndam semalaman.
Ketika akan dibakar, pastikan suhu daging sudah dalam kondisi normal suhu ruangan dan tidak dingin.
Sambil menunggu, kita bisa siapkan bumbu kecap siram dan bumbu bakarnya.
Hanya cabe rawit lalu kecap (disini saya menggunakan kecap bango.
Untuk bumbu saji yang terakhir, kamu bisa tambahkan cabe rawit dan kecap tadi dengan bumbu kacang yang biasa digunakan untuk sate madura atau bumbu kacang apapun (sedikit saja, satu sendok makan), bawang merah iris, dan tomat merah.
Lalu bakarlah sate maranggi yang telah normal suhunya. Saat sate sudah setengah matang, celup daging ke dalam bumbu kecap ini, lalu dibakar lagi sampai matang ya.
Kalau kamu memang suka manis pedas, kamu bisa celup lagi satenya kedalam bumbu bakar sampai warnanya lebih gelap lagi dan lebih juicy.
Kalau kamu memang suka manis pedas, kamu bisa celup lagi satenya kedalam bumbu bakar sampai warnanya lebih gelap lagi dan lebih juicy.
Setelah selesai, sajikan terpisah dengan bumbu kecap saji.
Selesai!
Selamat mencoba yaa :)
Selamat mencoba yaa :)
Ps : Kindly follow my instagram @Indryadeva
Thanks a bunch, kiss
Thanks a bunch, kiss

resepnya ada di Cookpad ga ini kaka cantik?
ReplyDelete