Menyusuri gelapnya jiwa
Kau memang selalu datang membawa cinta,
Membuatku terlepas dari gemerlapnya dunia.
Namun ego ini selalu mencengkram jiwa,
Berulang kali membuatmu kecewa.
Aku pun jatuh,
Menjadi manusia paling hina,
Namun hati ini tetap mencinta,
Karena kau telah mengikatku dalam manisnya bulir kerinduan.
Maafkan aku,
Aku mencintaimu,
Datanglah kembali padaku.
Tolong aku,
Adakah hatimu merinduku?
Dalam gelap malam yang menyelimuti jiwa ini,
Aku merasakan naungan kasihmu yang abadi,
Menyusut dalam bayang-bayang keputusasaan,
Menanti sentuhanmu yang membangkitkan dari keterasingan.
Keberadaan ini adalah perjalanan menuju dalam diri,
Di mana cintaMu menembus dinding ego,
Membakar segala kepalsuan dalam jiwa yang penuh noda,
Mengajakku kembali pada cahaya yang sebenarnya.
Aku merasakan gema cintaMu yang tak pernah pudar,
Menembus ruang dan waktu, membelai kerinduan ini,
Dengan lembut seperti embun pagi yang menyejukkan hati yang kering.
Jangan tinggalkan aku dalam kehampaan ini,
Karena hanya dalam pelukanMu aku menemukan makna sejati,
Dalam kesatuan yang tak terpisahkan, dalam kasih yang abadi,
Aku menantikan kehadiranMu, untuk menyembuhkan jiwa ini dengan cintaMu yang suci.
(250114)


Comments
Post a Comment
Leave your comment here :)