Senyumku pada cinta..
Berkatalah aku pada Cinta...
Jika kau datang dalam hidupku, aku akan lari sejauh mungkin.
Aku tak mau sakit,
Konon Kau datang beserta durimu,
Menusuk hati hingga terkapar dalam kepedihan.
Namun ia hanya tersenyum padaku dan berucap dengan bibir basahnya,
"Aku ini hatimu."l
Larilah, dan kau tidak akan menemukan sesuatu melainkan aku.
Akulah Jiwamu."
Saat itu, senja yang meracuni otakku,
Menghiasi langit dengan warna-warna merah saga,
Membiarkan bayanganku tenggelam dalam perasaan yang tak terjelaskan.
Aku terus memikirkannya, merindukan hadirnya,
Menghitung detik-detik yang berlalu tanpa kehadirannya,
Ternyata ia ada di dalam diriku,
Bersembunyi dalam relung hati yang terdalam,
Menyatu bersama hempasan kenangan yang berlari-lari kecil di dalam bayang masa laluku,
Seperti arus sungai yang tak pernah berhenti mengalir,
Sekuat mungkin kutolak keberadaannya di dalam diriku,
Namun ia semakin mengikatku dalam singgasananya,
Memerangkapku dalam jaring-jaring halus yang tak terlihat.
Sampai di satu waktu, akupun lelah,
Lelah melawan perasaan yang semakin mendera.
Kupejamkan mataku,
Menyambut gelap dengan pasrah,
Kubiarkan ia menjalar dalam setiap sel tubuhku,
Mengisi kekosongan yang selama ini kubiarkan terbuka.
Mengecup helai demi helai rambutku hingga ku tertidur,
Menggenggam tangan yang dulu bergetar, kini tenang dalam kehangatan.
Ketika terbangun, ternyata ku telah tersenyum dalam tidurku,
Senyum yang melukiskan kebahagiaan yang tak ternama.
Ya, bibirku tersenyum untuk pertama kalinya,
Seperti bunga mawar yang merekah di tengah malam,
Cinta meracuniku dengan CintaNya,
Menjadi mimpi yang tak ingin kutinggalkan,
Mengubah malam-malamku menjadi syair yang tak berkesudahan
(300514)



Comments
Post a Comment
Leave your comment here :)