Embun rindu dibalik senja

Andai kata rindu memiliki wujud,
Pastilah ia sangat indah dan menawan,
Mempesonakan siapapun yang melihatnya,
Bagaikan mutiara tersembunyi dalam samudera jiwa.
Jika kerinduan inilah yang menopang keberadaanku,
Maka tiada lagi derita yang mampu menembus ketegaranku.
Aku akan menikmati setiap tetes embun kerinduan ini,
Menyirami dahaga jiwa yang merindukan cinta yang hakiki.

Terbanglah, duhai cinta yang abadi,
Meleburlah bersama mentari senja yang perlahan menghilang,
Hingga kau menyatu dalam lembutnya cahaya rembulan,
Menghiasi malam dengan keindahan yang tak terperi.

Dalam pusaran waktu yang berputar tanpa henti,
Aku merasakan kehadiranmu dalam setiap hembusan angin malam,
Menyentuh hati yang merindu dengan lembutnya kasih,
Membisikkan nada-nada cinta yang menggema dalam kesunyian.

Jika rindu ini adalah bagian dari cinta yang abadi,
Maka biarlah ia menjadi pelipur lara di tengah kegelapan malam,
Mengiringi langkahku menuju cakrawala tak bertepi,
Di mana kita akan bertemu dalam kesatuan yang abadi,
Menyatu dalam keabadian cahaya dan cinta yang tak berujung.

(070214)

Comments

Popular post